عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمَّا
نَزَلَ عُذْرِي قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى
الْمِنْبَرِ فَذَكَرَ ذَاكَ وَتَلَا تَعْنِي الْقُرْآنَ فَلَمَّا نَزَلَ
مِنْ الْمِنْبَرِ أَمَرَ بِالرَّجُلَيْنِ وَالْمَرْأَةِ فَضُرِبُوا
حَدَّهُمْ
4474.
Dari Aisyah RA, ia berkata, "Ketika Allah telah menurunkan udzurku
(ayat-ayat Al Qur'an yang membebaskannya dari kasus fitnah terhadap
dirinya), Nabi SAW berpidato di atas mimbar menyebutkan firman Allah.
Dan ketika beliau turun dari mimbar, maka beliau segera memerintahkan
dua orang lelaki dan seorang perempuan untuk diganjar dengan hukuman
cambuk.Hasan.
عَنْ
مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ بِهَذَا الْحَدِيثِ لَمْ يَذْكُرْ عَائِشَةَ
قَالَ فَأَمَرَ بِرَجُلَيْنِ وَامْرَأَةٍ مِمَّنْ تَكَلَّمَ بِالْفَاحِشَةِ
حَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ وَمِسْطَحِ بْنِ أُثَاثَةَ
4475. Dari Muhammad bin Ishaq...
(dengan menyebutkan hadits yang sama tanpa menyebutkan kata "Aisyah")
Ia berkata, "Kemudian Rasulullah memerintahkan dua orang lelaki dan
seorang wanita, yaitu Hassan bin Tsabit dan Misthah bin Utsatsah. (Yang
telah menebarkan isu fitnah tentang Aisyah untuk segera dicambuk)." Hasan dengan hadits sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar