عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ
لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا ذَرٍّ
قُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ فَقَالَ كَيْفَ أَنْتَ
إِذَا أَصَابَ النَّاسَ مَوْتٌ يَكُونُ الْبَيْتُ فِيهِ بِالْوَصِيفِ
يَعْنِي الْقَبْرَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ أَوْ مَا خَارَ
اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ عَلَيْكَ بِالصَّبْرِ أَوْ قَالَ تَصْبِرُ قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ حَمَّادُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ يُقْطَعُ النَّبَّاشُ لِأَنَّهُ دَخَلَ عَلَى الْمَيِّتِ بَيْتَهُ
4409. Dari Abu Dzar, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda kepadaku, "Wahai Abu Dzar. " Aku menjawab, "Aku mendengar panggilanmu, wahai Rasulullah, dan semoga kebahagiaan menyertaimu." Beliau bertanya, "Bagaimana menurutmu jika seorang manusia meninggal dunia kemudian kuburannya dijaga oleh penjaga? " Aku
menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui tentang hal itu."
(Dalam riwayat lain disebutkan dengan redaksi, "Allah dan Rasul-nya yang
menentukan itu.") Maka Rasulullah SAW bersabda, "Hendaknya kau bersabar." Atau beliau bersabda, "Bersabarlah. " Abu
Daud mengatakan, "Hammad bin Abu Sulaiman berpendapat bahwa pencuri
kain kafan mayit yang telah dikubur harus dihukum dengan potong tangan,
karena ia telah memasuki tempat tinggal mayit secara paksa." Shahih: Telah disebutkan pada hadits no. 4261.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar