Rabu, 04 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HUDUD 13. Hukum potong bagi Pencopet dan Pengkhianat



قَالَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ عَلَى الْمُنْتَهِبِ قَطْعٌ وَمَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً مَشْهُورَةً فَلَيْسَ مِنَّا

4391. Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Harta hasil pemerasan tidak terjerat dengan hukuman potong tangan. Dan barangsiapa yang memeras secara terang-terangan, maka ia bukan termasuk golongan kami. " Shahih.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ عَلَى الْخَائِنِ قَطْعٌ

4392. Dari Jabir RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, ''Pengkhianat tidak terkena hukuman potong tangan'. " Shahih.

عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ زَادَ وَلَا عَلَى الْمُخْتَلِسِ قَطْعٌ

4393. Dari Jabir RA, dari Nabi SAW... dengan hadits yang serupa, akan tetapi dengan tambahan redaksi: "Dan pencopet tidak terkena hukuman potong tangan." Shahih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar