عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ قَالَ كُنَّا
مَعَ بُسْرِ بْنِ أَرْطَاةَ فِي الْبَحْرِ فَأُتِيَ بِسَارِقٍ يُقَالُ
لَهُ مِصْدَرٌ قَدْ سَرَقَ بُخْتِيَّةً فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُقْطَعُ الْأَيْدِي فِي
السَّفَرِ وَلَوْلَا ذَلِكَ لَقَطَعْتُهُ
4408.
Dari Junadah bin Abu Umayyah, ia berkata, "Ketika kami bersama Musair
bin Arthah dalam sebuah perjalanan laut, lalu kami didatangi oleh
pencuri yang dikenal dengan panggilan Misdar. Ia telah telah mencuri
seekor unta berleher panjang. Ia (Musair) berkata, 'Aku telah mendengar
Rasulullah SAW bersabda, 'Jangan menghukum potong tangan ketika dalam
perjalanan'. " Jika tidak disyariatkan demikian oleh beliau, tentu aku
sudah memotong tangan pencuri tersebut." Shahih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar