عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَزَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْأَمَةِ
إِذَا زَنَتْ وَلَمْ تُحْصَنْ قَالَ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ
زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ
فَبِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ لَا أَدْرِي فِي الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ وَالضَّفِيرُ الْحَبْلُ
4469.
Dari Abu Hurairah RA dan Zaid bin Khalid Al Jahmi RA, bahwa Rasulullah
SAW pernah ditanya tentang hukuman bagi seorang hamba sahaya perempuan
lajang yang berzina. Beliau bersabda, "Jika ia benar-benar telah
berzina, maka cambuklah ia. Kemudian jika ia berzina lagi, maka
cambuklah ia. Dan jika ia berzina lagi, maka cambuklah ia. Lalu jika ia
kembali berzina, maka juallah ia walau seharga seutas tali.' Ibnu Syihab dalam riwayatnya menyebutkan, "Aku tidak tahu apakah beliau mengatakannya saat ketiga atau keempat kalinya." Shahih: Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا زَنَتْ أَمَةُ
أَحَدِكُمْ فَلْيَحُدَّهَا وَلَا يُعَيِّرْهَا ثَلَاثَ مِرَارٍ فَإِنْ
عَادَتْ فِي الرَّابِعَةِ فَلْيَجْلِدْهَا وَلْيَبِعْهَا بِضَفِيرٍ أَوْ
بِحَبْلٍ مِنْ شَعْرٍ
4470. Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda,
"Jika seorang hamba perempuan yang lajang berzina, maka laksanakanlah
hukum hudud kepadanya. Dan jangan kamu mencacinya (beliau mengatakannya
tiga kali). Dan jika ia kembali melakukan untuk keempat kalinya, maka
cambuklah ia dan juallah ia walau seharga seutas tali atau seharga
seutas tali yang terbuat dari sehelai rambut. "Shahih: Muslim.
عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فِي كُلِّ مَرَّةٍ فَلْيَضْرِبْهَا كِتَابُ
اللَّهِ وَلَا يُثَرِّبْ عَلَيْهَا وَقَالَ فِي الرَّابِعَةِ فَإِنْ
عَادَتْ فَلْيَضْرِبْهَا كِتَابُ اللَّهِ ثُمَّ لِيَبِعْهَا وَلَوْ
بِحَبْلٍ مِنْ شَعْرٍ
4471.
Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW...(dengan menyebutkan hadits yang
sama) beliau mengatakan setiap kali menyebutkan zina perempuan hamba
sahaya yang lajang, "...maka hukumlah ia dengan hukuman yang telah ditetapkan Allah di dalam AI Qur'an. Dan jangan mencacinya." Lalu beliau mengatakan saat keempat kalinya, "Jika
ia masih mengulangi perbuatannya, maka hukumlah ia dengan hukuman yang
telah ditetapkan Allah di dalam Al Qur'an. Kemudian juallah ia walau
seharga seutas tali yang terbuat dari sehelai rambut." Shahih dengan hadits sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar